News of Himmah Program

Our Latest News of Himmah Program 2018

Welcome Our New Students

Welcome Our New Students

Hari ini, Senin, 2 Juli 2018, adalah merupakan hari pertama Himmah program. Kegiatan pada hari ini dimulai dengan Morning Ceremony (Upacara pagi) dimana semua anak sudah berada di laparangan 5 menit sebelum upacara dimulai, sebuah awal yang bagus dari segi disiplin waktu. Upacara dimulai tepat pukul 7.15; seperti biasa, upacara kali ini menggunakan Bahasa Inggris, meskipun banyak siswa baru yang masih bingung, tetapi ini adalah langkah untuk membiasakan mereka mendengar segala sesuatu dengan Bahasa asing. Pembina upacara membahas tantangan tantangan hidup di asrama, jauh dari orang tua serta jauh dari hal-hal yang menyenangkan bagi mereka seperti video game dan Handphone (Sosial media). Beliau juga menekankan pentingnya hidup, berinteraksi, menikmati pemandangan, berekspresi di dunia nyata, bukan dunia virtual yang banyak dilakukan anak zaman sekarang.

Setelah selesai upacara para siswa baru langsung menuju aula untuk melakukan perkenalan kepada guru dan kaka mentor. Sesi ini berlangsung dengan sangat fun dikarenakan setiap guru punya ciri khas masing-masing saat mengenalkan diri. Ada guru yang menyapa sambil melantunkan nada, ada juga yang menggebu-gebu sehingga membangkitkan semangat siswa. Meskipun para guru-guru memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris, tetapi anak-anak terlihat cukup terhibur yang mana berarti mereka mulai dapat memahami apa yang disampaikan para guru.

Pada pukul 9.45, para siswa melakukan istirahat sambil coba mengenali tempat-tempat di sekolah seperti kantin, minimarket dan koperasi.

Sehabis break, siswa kembali berkumpul di aula; kali ini siswa akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5 -8 siswa. Setiap kelompok diketua oleh seorang kaka mentor dan dibimbing oleh seorang guru mentor. Kaka mentor merupakan siswa lama yang sudah lebih dahulu merasakan hidup berasrama; sehingga diharapkan mereka dapat membantu adek-adek tingkatnya yang masih belum terbiasa. Mereka juga akan dibimbing oleh seorang guru mentor. Selain untuk keperluan lancarnya komunikasi antara sekolah dan keluarga siswa, guru mentor juga berperan sebagai orang tua bagi siswa. Siswa bisa menumpahkan perasaannya selama berada di sekolah kepada para guru mentor, yang biasanya mereka lakukan dengan orang tua mereka. Guru mentor akan selalu memotivasi para siswanya agar terus bersemangat dalam belajar serta bisa berprestasi.

Acara pada hari pertama ini dilanjutkan dengan mengenal lingkungan sekolah. Kali ini perkenalannya dilakukan dengan cara yang berbeda, bukan lagi dengan diberikan informasi berupa nama tempatnya. Para siswa diminta membuat sebuah teka-teki tentang sebuah tempat di GIBS yang nantinya akan ditukarkan dengan kelompok lain. Mereka berdiskusi dengan kaka mentor tempat mana yang akan mereka pilih sebagai jawaban dari teka-teki tersebut. Mereka akan mengidentifikasi tempat tersebut dari segi bentuk, fungsi serta karakter khusus setiap tempat, kemudian berdasarkan identifikasi tersebut mereka membuat pertanyaan. Dengan ini siswa diberikan kesempatan untuk lebih banyak berfikir dengan mengenal lebih dalam tentang tempat-tempat yang ada di GIBS sehingga akan memudahkan mereka untuk mengingatnya.

Kegiatan ini mengharuskan mereka berkeliling lingkungan GIBS, maka dengan tidak secara langsung mereka mulai mengingat setiap tempat yang ada di GIBS, tanpa harus diberi tahu. Hal ini juga membuat kegiatan ini tidak membosankan, karena mereka tidak harus duduk dan hanya mendengar kaka mentor atau guru memberitahukan nama dan lokasi tempat-tempat yang ada di GIBS.

Kegiatan pagi tersebut ditutup dengan sholat juhur berjamaah dan mendengarkan sebuah hadits setelah selesai sholat.