Flag Ceremony Tahun 2024: Desnalia Ajak Siswa untuk Kenali dan Pahami 7 Aset Diri
BANJARMASIN, 22/1 - Upacara bendera merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan di SMP-SMA GIBS. Agenda yang diadakan di lapangan utama GIBS ini, dipimpin oleh Faiq (siswa kelas X Boys) selaku pemimpin upacara dan Desnalia Sari (Math Teacher dan Head of Department Learning Innovation) selaku pembina upacara tersebut.
Dengan khidmat, seluruh siswa mengikuti seluruh rangkaian upacara hingga akhir. Dalam amanatnya, Desnalia mengajak para siswa untuk mengenal makna aset dan memahami pentingnya aset yang sudah ada di diri mereka.
“Ada 7 aset yang sudah kalian bangun dalam diri kalian selama di GIBS,” ungkap Desnalia.
Yang pertama, pengetahuan atau knowledge atau banyaknya informasi dan pengetahuan tentang berbagai hal. Aset leher ke atas ini hanya bermodal rasa ingin tahu dan mudahnya mendapatkan informasi dari mana saja di zaman sekarang. Dari situ kita dapat mengetahui bagaimana cara merespon atas segala kejadian yang ada dalam hidup ini.
Kemudian yang kedua, skill. Desnalia menyebutkan bahwa kemampuan atau skill bisa jadi merupakan passion dalam diri kita sehingga ketika melakukan sesuatu kita bisa menikmatinya tanpa ada paksaan untuk melakukan hal tersebut.
Ketiga ialah relasi atau networking. Desnalia menekankan pentingnya relasi bagi kehidupan sosial terutama dalam pendidikan. Maka penting pula bagi kita untuk mempertahankan hubungan baik seperti dengan sesama teman, guru, maupun staf yang ada di lingkungan sekolah. Dari relasi juga, secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas diri kita.
Kemudian yang keempat yaitu Physical and Mental Health. Kesehatan menjadi hal utama yang juga perlu kita hargai, tanpanya kita akan kesulitan menjalani segala macam produktivitas setiap harinya. Selain dengan menjaga kesehatan secara fisik, kita juga bisa melakukan berbagai macam hobi yang menyenangkan dan membahagiakan secara mental.
Selanjutnya yang kelima, ialah Experience atau pengalaman. Seperti ungkapan pepatah, bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Dari pengalaman kita belajar dari kesalahan maupun fokus pada hal-hal yang sudah terbukti benar. Selain dari pengalaman pribadi, kita juga dapat belajar dari pengalaman orang lain sehingga dapat menjadi pertimbangan sebelum bertindak akan suatu hal.
Aset yang keenam yaitu Work Ethic and Discipline. Setelah adanya pengetahuan dan pengalaman, penting juga kita mengetahui sopan santun dan bersikap disiplin di semua kesempatan. Sehingga kita dapat memahami bagaimana memperlakukan orang lain sebagaimana mestinya.
Dan aset yang terakhir yaitu Mastery of Foreign Language, Desnalia menyebutkan untuk memperdalam kemampuan berbahasa yang nantinya membantu kalian menjelajah lebih jauh sisi dunia. Dengan mempelajari bahasa asing juga akan meningkatkan kemampuan komunikasi dan public speaking secara tidak langsung.
Dalam akhir amanatnya, Desnalia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk membiasakan berbahasa inggris dalam setiap aktivitas selama di sekolah. Dari kebiasan tersebut akan meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris dan menjadi modal untuk berkomunikasi dengan siapa saja nantinya.
“Tidak hanya dipahami, tapi setelah ini kalian perlu meningkatkan semua aset itu agar menjadi lebih bermanfaat bagi diri masing-masing,” lanjut Desnalia pada akhir amanatnya. (nuf)
More News For You
GIBS “Marvest” 2026: Festival...
| Administrator
Read More
Pendaftaran Siswa Baru Gelomba...
| Administrator
Read More
Borneo Bound BCGS x GIBS Exper...
| Administrator
Read More