Global Islamic Boarding School Adakan End-Year Program: Persembahan untuk Orang Tua Menjelang Libur Semester
BANJARMASIN, 23/12 - Menjelang pembagian rapor pada siang harinya, siswa Global Islamic Boarding School (GIBS) unjuk gigi kepada orang tua mereka dengan melakukan penampilan-penampilan di area indoor GIBS. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (23/12) dengan tujuan memberikan hiburan dan apresiasi kepada orang tua atau wali yang telah menyempatkan hadir untuk mengambil rapor siswa.
Acara ini memiliki tajuk GIBS End-of-Year Program 2023 dengan tema “Family Embracing Dreams for a Bright Future”.
Acara dimulai dengan pembukaan dari enam pembawa acara, yaitu Muhammad Rizky Fadillah, Kirana Esdiningtyas, Syarifah Nazima, Dian Maharani, Taqiyya Alya Qonita, dan Fauzi Nur Defansyah yang akan bergantian membawakan setiap rangkaian acara hingga akhir. Setelah itu, sari tilawah dibawakan oleh Al-Maghfiroh dan Rafi’i.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Zulfikar Alimuddin selaku Direktur Eksekutif Yayasan Hasnur Centre. “Sebagai orang tua, kita belajar esensi tumbuh-kembang seorang anak. Orang tua seringkali berasumsi tentang apa yang anak tahu dan apa yang harus mereka tahu, orang tua juga sering mengatur apa yang anak lakukan dan apa yang harus mereka lakukan. Anak kita tumbuh bagai bibit. Meskipun dua anak mendapat perlakuan yang sama, hasilnya tidak pasti sama. Kita harus imbangi keinginan kita untuk anak tumbuh sesempurna mungkin. Biarkan mereka tumbuh apa adanya.” ucap Zulfikar. “Oleh karena itu, GIBS membantu anak-anak untuk membangun mindset baru, serta perilaku baru hingga menjadi bangsa yang baru untuk Indonesia.”
Pembukaan acara ditutup dengan doa. Kemudian acara dibuka dengan pemberian apresiasi kepada para Tahfiz Qur’an selama berada di GIBS yang berjumlah 40 perempuan dan 23 laki-laki yang memberikan rasa haru untuk siswa dan orang tua yang duduk menyaksikan anak-anak mereka telah menjadi penghafal Al-Qur’an, bahkan ada yang hingga 30 juz.
Acara utama dilakukan dengan penampilan dari setiap kelas secara berkelompok. Kebanyakan siswa membawakan drama tari dengan menceritakan impian mereka di masa depan, kilas balik ke masa lalu, atau apresiasi-apresiasi mereka kepada orang tua yang telah memberikan mereka kasih sayang dan fasilitas. Namun, ada kelompok yang membuat animasi sebagai sorotan utamanya. Acara-acara tersebut juga diselingi dengan pemberian penghargaan “The Best Grade” dari setiap kelas.
Acara ditutup dengan penampilan dari band SMP-SMA GIBS.(Fli)
Klik di sini Gallery Foto EYP 2023
More News For You
GIBS “Marvest” 2026: Festival...
| Administrator
Read More
Pendaftaran Siswa Baru Gelomba...
| Administrator
Read More
Borneo Bound BCGS x GIBS Exper...
| Administrator
Read More