Siswa XI Girls GIBS akan Pamerkan Budaya Indonesia lewat Program Immersion
BARITO KUALA, 13/11 - Menjelang keberangkatan program immersion pada hari Jumat (17/11), siiswa kelas XI Girls Global Islamic Boarding School (GIBS) telah melakukan persiapan untuk memperlihatkan budaya Indonesia ke Negeri Kangguru. Sebagai sekolah tujuan “pencelupan” yang berada di Perth, sebuah kota di Negara Bagian Australia Barat, Bunbury Cathedral Grammar School (BCGS) akan menjadi tempat di mana para siswa akan pamer sekalian menonjolkan bakatnya untuk menunjukkan indah dan kayanya budaya Indonesia.
Namun, tidak sekadar Indonesia, para siswa akan mengutamakan budaya Kalimantan Selatan sebagai asal GIBS untuk dijadikan sebagai bagian dari rangkaian penampilan yang akan ditunjukkan di sekolah seluas 33 hektare tersebut. Dalam mewujudkan hal tersebut, siswa kelas XI Girls telah melakukan persiapan, baik yang dilakukan oleh mereka sendiri, yaitu latihan ataupun sebagai bagian dari rancangan GIBS yang memang dibuat sebagai persiapan untuk hal-hal tersebut.
GIBS telah merancang program persiapan sehingga siswa dapat maksimal berekspresi dan menunjukkan dirinya pada saat immersion. Setidaknya ada dua hal yang rutin diikuti siswa kelas XI pada sore hari beberapa waktu sebelumnya, yaitu “Intensive English Class” dan “Intensive Project Class”. Selain itu, siswa juga diperkenalkan bagaimana lingkungan BCGS dan budaya yang berlaku di tempat tersebut sehingga siswa dapat beradaptasi dengan cepat.
Pengenalan budaya Indonesia ini akan dilakukan dalam tiga bagian. Bagian pertama yaitu presentasi, dengan empat kelompok yang masing-masing akan menjelaskan budaya benda Indonesia, yaitu “amplang”, “rabuk ikan”, “sasirangan”, dan “tas purun”. Selain itu, ada juga proyek buku mengenai budaya Indonesia yang ditulis dan dipersiapkan oleh siswa kelas XI Girls, yaitu “Colors of the Archipelago: Tracing Indonesian Culture” yang akan diberikan dan dipamerkan untuk BCSG. Terakhir, akan ada penampilan tarian tradisional berupa tari dayak, yang diikuti oleh fashion show menggunakan pakaian tradisional Indonesia, yaitu baju dayak, sasirangan, batik, kebaya, serta batik jumputan solo. Selain itu, saat fashion show, para siswa juga akan secara bersama membawakan medley lagu Nusantara yang pertama kali dimuat dalam video “Wonderland Indonesia” by Alffy Rev ft. Novia Bachmid (Chapter 1). Hal ini pun sudah matang dipersiapkan, dibuktikan dengan prapertunjukan yang ditunjukkan siswa kepada wali mereka pada saat agenda pre-departure.
“Perlihatkanlah kualitas kita di kancah dunia. Kalian adalah duta, brand ambassador dari negeri ini di sana. Maknailah immersion tidak hanya sekadar jalan-jalan, tetapi bagaimana kita akan mendapat exposure yang real,” tutur Rijali Riyadi selaku Deputy Director in Learning of GIBS.(Fli)
Reporter: Rafli Mahendra
More News For You
GIBS “Marvest” 2026: Festival...
| Administrator
Read More
Pendaftaran Siswa Baru Gelomba...
| Administrator
Read More
Borneo Bound BCGS x GIBS Exper...
| Administrator
Read More