Zulfikar Dorong Siswa untuk Lebih Mengenal Diri: Are You A Leader?
BANJARMASIN, 26/1 - Sholat jumat di Masjid Sulaiman GIBS minggu ini cukup berbeda, hal itu dikarenakan setelah sholat dan khutbah jumat (26/1/24) diadakan sesi khusus bersama Zulfikar Alimuddin selaku Direktur Global Islamic Boarding School. Diikuti oleh seluruh siswa-siswi beserta lengkap dengan guru dan staff lingkungan GIBS.
Sebelumnya, Ustadz Lukman selaku Head of Division of Islamic Learning & Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) mengumumkan petugas sholat jumat yaitu Nur Ridho (kelas XII) sebagai khotib dan Rahmat Rapi’i (kelas X) sebagai bilal. Berturut ikut juga para siswi, guru, dan staff perempuan di barisan shaf belakang.
Zulfikar mengawali sesinya dengan berinteraksi dengan para siswa langsung. Ia menanyakan “Are you a leader?”. Siswa yang saat itu ditunjuk ialah Sulthan Daffa (kelas XI) dan Rahmat Rapi’i (kelas X) menjawab lantang “Yes!”. Zulfikar melanjutkan pertanyaannya, “How we can know that we are the leader?”
Pertanyaan ini cukup membuat para audiens berpikir lebih jauh. Masing-masing juga terlihat menyadari sebenarnya kita banyak mengambil kontrol pada diri kita sebagai seorang pemimpin. Namun, sayangnya ada banyak dari kita tidak menyadari bahwa di sekeliling tubuh kita sendiri banyak hal yang bisa di pertanyakan asal-usul, fungsi, dan alasan di balik adanya suatu kejadian atau hal. Zulfikar saat itu juga menyebutkan pentingnya berpikir kritis dan bertanya ‘why’ pada setiap hal hingga secara detail memberikan contoh pertanyaan. Dengan banyak bertanya akan lebih ampuh untuk mencapai pengetahuan, memecahkan masalah, dan bahkan membangun suatu koneksi.
Siswa maupun karyawan terlihat antusias dengan analogi-analogi yang beliau paparkan.
Di akhir sesinya, Zulfikar kembali mengajak audiens untuk berpikir secara konsisten dan tingkatkan rasa penasaran pada pengetahuan. Karena banyak sekali hal hebat di luar sana dimulai dengan pertanyaan.
“Everything starts with a question” kembali beliau menegaskan bahwa hidup itu adalah pilihan, dari bahnyak hal yang sudah dilakukan sebenarnya sudah menjadi pilihan kita. Maka dari itu, ketahuilah pilihan dan perjelas tujuan dengan tanyakan pada diri kita sendiri kemana sebenarnya arah dari hidup kita.
Di penghujung sesi, Zulfikar menuturkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah ia sebutkan tadi sebagai contoh. Sebenarnya tidak memerlukan jawaban spesifik, tidak pula harus menemukan jawaban atas segala hal yang kita pertanyakan. Tapi dengan bertanya secara dalam, secara rinci, secara tidak langsung juga akan menggerakkan kita untuk melakukan tindakan selanjutnya.
“Jika Anda berada di jalan yang sama, Anda hanya akan menjadi makhluk merugi,” ungkapnya di akhir sesi. (nuf)
More News For You
GIBS “Marvest” 2026: Festival...
| Administrator
Read More
Pendaftaran Siswa Baru Gelomba...
| Administrator
Read More
Borneo Bound BCGS x GIBS Exper...
| Administrator
Read More